Skip to content

mahasiswa HMI ditangkap di pekanbaru

9 Maret 2010

PEKANBARU – Lagi-lagi Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Pekanbaru, Riau terlibat bentrok dengan puluhan personel Polda Riau saat menggelelar aksi unjuk rasa di depan Mapolda jalan Jendral Sudirman.
Denger-denger siy bentrokan itu pecah, saat ratusan mahasiswa yang berdemo menuntut pembebasan empat rekannya yang ditangkap beberapa waktu lalu terlibat adu mulut dengan polisi. Entah disengaja atau tidak, polisi tiba-tiba menghidupkan musik mobil di tengah kerumunan mahasiswa. Melihat hal itu mahasiswa yang menyuarakan aspirasinya jadi terganggu dan mendatangani suara tersebut.
Entah siapa yang memulainya, kedua belah pihak saling adu mulut dan selanjutnya terlibat saling jotos sekitar pukul 16:30 WIB. Tak hanya itu berbagai potongan kayu dan batu pun berterbangan. Karena semakin banyak jumlah personel Polda Riau, mahasiswapun terdesak.
Saling kejar pun tidak bisa terelakan, 11 mahasiswa ditangkap sedangkan mahasiswa yang luka-luka dilarikan ke Rumah Sakit Bayangkara Polda Riau. Ketua HMI Pekanbaru Musbar mengaku sangat tindakan refresif polisi.
“Tindakan polisi dengan menangkap 11 rekan kita dengan melakukan penganiayaan sungguh keterlaluan. Ini seperti ada yang memprovokasi saja,” katanya kepada okezone, Selasa (9/3/2010).
Untuk itu para mahasiswa yang berhasil menyelamatkan diri dari pengeroyokan polisi meminta agar semua rekannya dibebaskan. sumber

5 Komentar leave one →
  1. 10 Maret 2010 2:57 am

    susahnya demostrasi damai

  2. Muslimah permalink
    10 Maret 2010 8:55 am

    Assalamu’alaikum wr wb..

    maaf… berita yang sebenarnya tidak seperti itu..
    HMI di pekanbaru dan BEM UNRI memulai aksi pukul 10.00 sampai siang selesai shalat zuhur, massa aksi tetap tidak mendapatkan keterangan dari pihak kapolda atau bahkan menemui sekedar memberi pernyataan pun tidak.

    Lalu sekitar pukul 15.00 (kalau tidak salah). Pihak kapolda menghidupkan musik dari mobil Ford Ranger plat 114_IV tepat di belakang gerbang kapolda dimana di depan gerbang tersebut mahasiswa tengah berorasi. Musik yang dimainkan adalah musik barat, lalu musik indonesia (jika tidak salah), dan musik remix. Sebagian polisi di belakang gerbang tersebut berjoget, tersenyum. Dapatkah dibayangkan, dimana sebuah penghargaan mereka terhadap mahasiswa yang tengah menyampaikan aspirasi-nya…?

    Sebelumnya, saat seorang aktivis HMI berorasi, sebagian dari pihak kepolisian mencemooh dengan nada mengejek. Mereka mahasiswa aksi tidak dihargai.

    Perbuatan tersebut jelas disengaja, karna musik tersebut dihidupkan tepat didepan mahasiswa demonstrasi dan dengan volume yang sekeras-kerasnya. Hingga perkataan sang orator pun tak dapat didengar.

    Tentang pelemparan batu itu tidak benar. Tidak ada dari pihak mahasiswa yang melempar batu sedikit pun.

    Kemarin polisi juga memukuli mahasiswa aksi. Padahal mahasiswa tersebut tidak memiliki senjata dan tidak ada memukuli polisi. Namun sebaliknya, polisi bertindak refresif terhadap mahasiswa. Mereka (mahasiswa) dipukuli dan diinjak.

    Inikah tindakan yang layak dilakukan seorang pengayom dan pelindung masyarakat..?
    menjadi PR dan pemikiran untuk kita.

    Wallahu’alam.

  3. 14 Maret 2010 3:46 pm

    @muslimah wahh makasiyy mbak / mas atas pembetulannya . maaf kaloo saya salah melaporkan tentang demo itu …
    saya hanya men share apa yang saya ketahui belakangan ini ..
    tapi sekarang lagi marak juga tentang terorisme dulmatin yang wafat ..
    @a.j.i emang susah jaman sekarang mas aji

  4. 6 Juli 2010 5:49 am

    Nice post dude.. Here is the good news

    English Tutors Urgently Required

    A fast-growing National English Language Consultant is hunting for English Tutors

    Qualifications:

    1) Competent, Experienced, or Fresh Graduates
    2) Proficient in English both spoken & written
    3) Friendly, Communicative, & Creative
    4) Available for being placed in
    i. Pekanbaru (0761-7641321)
    ii. Balikpapan (0542-737537)
    iii. Samarinda (0541-273163)
    iv. Banjarmasin (0511-3362559)
    v. Palembang (0711-350788)
    vi. Makassar (0411-451510)
    vii. Surabaya (031-5324548)

    If you meet the qualifications above, please send your resume to: easyspeak.recruitment@gmail.com.

    Contact Person: 081 24 111 111 9 (Dodi)

    Send your application & resume as soon as possible since tomorrow might be too late.
    Visit http://www.easyspeak.co.id for further information.

  5. 19 Juli 2010 10:03 am

    yess thank’s for coming to my blog . im sorry if i wrong to my else

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: