Skip to content

semangat berbagi

25 Januari 2009

sumintar-saling-memberi-223x300Dalam ikatan Tuhan, kamu harus memberi mereka makan. banyak orang merasakan bahwa kalau diminta untuk memberi, merasa tidak mempunyai, tetapi tidak mau dikatakan miskin (walau menerima BLT dari pemerintah). Yang laain merasakan bahwa dirinya belum berlebih, sehingga berkata : “untuk diriku,keluargaku,saja masih kurang, bagaimana akan memberi untuk orang lain.?” Spiritualitas (semangat dasar) memberi tidak harus menanti belebih. Ketika kita tidak mempunyai spiritualitas berbagi,kita akan kesusahan untuk memberi, walau nanti sudah kecukupan,kaya, atau berlebih. Orang memberi tidah harus dari kelimapahan, bebagi tidak perlu menanti kelebihan, orang yang ingin memberi pertama-tama adalah sikap kerelaan, keikhlasan, dan kasih. Bila sikap dasarnya seperti itu, apa yang kita berikan(banyak atau sedikit) akan menjadi berkat bagi yang menerimanya. Tentu saja yang memberi dengan ikhlas akan mendapatkan berkat pula. Sebenernya banyak hal dapat kita bagikan. Pemberian tidak hanya terbatas pada makanan dan minuman yang cepat habis. Kita bisa berbagi kemampuan, tenaga, pemikiran, ide-ide mungkin. Keluarga lain dapat berbagi anugrah puter-puterinya untuk menjawab panggilan Tuhan secara khusus, dengan mengijinkan anaknya menjadi suster, imim, bruder. Apalagi dengan keberhasilan KB (keluarga berencana), keluarga-keluarga kristiani hendaknya mau dan rela berbagi. Bila orang tua saja dalam berbagi masih belum rela atau akhlas, bagaimana nanti dengan anaknya?? semoga tidak kikir seperti orang tuanya.

Dan Dunia pun Kini Nampaknya Akan Punah ” pembacaan dari surat pertama rasul paulus kepada umat di korintus ( 7: 29-31 )”   /Saudara-saudara , inilah yang hendak kukatakan; waktunya sangt singkat! Karena itu dalam waktu yang masihsisa ini orang-orang yang beristri harus berlaku seolah-olah mereka tidak beristri; dan orang-orang yang menangis seolah-olah tidak menangis; dan orang-orang yang bergembira seolah-olah tidak bergembira; dan orang-orang yang membeli seolah-olah tidak memiliki apa yang mereka beli; pendeknya orang-orang yang mempergunakan barang-barang duniawi seolah-olah sama sekali tidak mempergungaknnya. Sebab Dunia Yang Kini Nampak Akan Punah“/

2 Komentar leave one →
  1. 25 Januari 2009 9:37 am

    berbagi tak pernah rugi🙂

  2. agung permalink*
    25 Januari 2009 12:47 pm

    to : jelajahi dunia Ely
    hheee…. iyyaaa berbagiiiiiiii ituuuu takk pernahh rugiii…udahhh jelaasss tiuuu…
    lhaa gimanaaa apa kamu jugaaa sering berbagiii…/???

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: